Refleksi Milad ke-109 ’Aisyiyah : Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian
Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pacitan menggelar resepsi Milad ke-109 ’Aisyiyah yang berlangsung khidmat dan semarak pada Sabtu (27/6) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pacitan yang dihadiri 200 orang.
Peringatan milad tahun ini mengusung tema besar "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan Untuk Mewujudkan Perdamaian".
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pacitan, perwakilan Organisasi Otonom (ORTOM) tingkat daerah, dan pengurus Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Pacitan.
Kegiatan resepsi ini juga dihadiri para tokoh senior care ’Aisyiyah dan Muhammadiyah yang turut menambah kekhidmatan acara, memberikan suntikan motivasi serta pesan-pesan ideologis bagi generasi penerus.
Ketua PDA Kabupaten Pacitan Supatmini, menegaskan bahwa perlunya sinergi bagi organisasi wanita berkemajuan demi kemajuan umat.
“Dakwah ’Aisyiyah harus menyentuh persoalan riil di masyarakat dengan mengedepankan prinsip kasih sayang, toleransi, dan kepedulian sosial, melalui penguatan dakwah kemanusiaan ini, ’Aisyiyah Pacitan berkomitmen menciptakan tatanan kehidupan yang damai, berkeadilan, dan mencerahkan bangsa,” ujar Supatmini di hadapan peserta resepsi.

Supatmini juga memaparkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan PDA dalam rangka Milad 109 Aisyiyah, kegiatan tersebut antara lain : Festival Anak Bustanul Athfal (FABA) IGABA Pacitan dan ‘Aisyiyah berbagi untuk sesama bekerja sama dengan LAZISMU Pacitan.
Pada kesemptan ini, diserahkan piala kejuaraan yang diperoleh Siswa BA Pacitan dalam kegiatan FABA Tingkat Provinsi Jawa Timur, yaitu juara III lomba adzan dan juara harapan IV lomba senam anak Indonesia hebat.
Dalam akhir sambutannya Supatmini menjelaskan tentang rencana kegiatan Aisyiyah mendatang, “Setelah kami menyelesaikan proses pembelian dan rehab bangunan untuk Gedung Dakwah Aisyiyah, kami berencana membangun Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa di atas tanah wakaf yang berlokasi di Kauman, utara Masjid Agung Pacitan, sebagai sarana memperkokoh dakwah kemanusiaan persyarikatan.”
Kemudian, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Suprayitno Ahmad, dalam pidato sambutan, mengharapkan seluruh warga ‘Aisyiyah khususnya dan kita semua untuk selalu menambah syukur kepada Allah dalam bentuk ibadah dan amal kebajikan.
“Arah dari tema milad Aisyiyah ini untuk mewujudkan kesejahteraan, sebagai upaya memperkuat dakwah dan kemanusiaan, sesungguhnya keagamaan itu penting, tetapi kemanusiaan itu jauh lebih penting,” ujar Suprayitno, sembari mengutip satu pesan bapak KH. Quraish Shihab, bahwa jika orang mempunyai keagamaan kuat, akan tetapi tidak memiliki kemanusiaan maka tidak disukai oleh Alloh.
Sebelum mengakhiri kegiatan refleksi Milad 109 Aisyiyah ini dilakukan makan bakso bersama sajian dari Lazismu.
[others]
Related Articles