Di Bawah Bayang-Bayang "Godzilla El Nino"

Artikel-Mu 22 Jun 2026 16:02 2 min read 31 views By Ambyah

Share berita ini

Di Bawah Bayang-Bayang "Godzilla El Nino"
Lazismu secara aktif mewaspadai dampak perubahan iklim dengan memasukkannya sebagai pilar keenam dalam program pendayagunaannya, yakni Pilar Lingkungan. Respon ini diwujudkan melalui edukasi publik, lokakarya mitigasi, dan proyek kolaboratif untuk mengatasi krisis lingkungan seperti penyediaan air bersih bagi masyarakat yang rentan.

BMKG  menyatakan bahwa wilayah Indonesia bersiap menghadapi ancaman fenomena perubahan iklim ekstrem El Nino yang diprediksi sangat menguat hingga kategori ekstrim pada paruh kedua tahun 2026.

 

Karena ekstrimnya perubahan iklim ini sebagian ahli menyebutnya sebagai,  "Godzilla El Nino" karena merujuk pada El Nino super atau berskala sangat ekstrem, di mana suhu permukaan air laut di Samudra Pasifik meningkat sangat drastis (hingga mencapai 2,5°C atau lebih di atas normal), godzilla adalah julukan tokoh pada film animasi dari karakter monster raksasa yang masif dan merusak.  

 

Kondisi tersebut memerlukan perhatian serius dari kita semua karena berpotensi memicu kekeringan berkepanjangan, krisis air bersih, gagal panen, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan, di saat ekonomi masyarakat sedang kesulitan.

 

Di wilayah Kabupaten Pacitan, sebagaimana dilansir oleh Times Indonesia, sebanyak 34 desa di Pacitan terancam krisis air bersih saat musim kemarau. BPBD siagakan armada tangki dan waspadai potensi kekeringan yang diperkirakan memuncak Agustus-September 2026.

 

Daerah-daerah rawan krisis air bersih tersebar di sejumlah kecamatan, meliputi Donorojo, Punung, Pacitan, Arjosari, Tulakan, Sudimoro, Ngadirojo, hingga Tegalombo.



Kita yang berada di daerah perkotaan – dataran rendah, ketersediaan air bersih mungkin masih mudah diakses dan didapat biarpun debitnya berkurang.

 

Namun, pemandangan berubah ketika kita berada di beberapa kawasan di Pacitan kita melihat warga yang kesulitan mendapatkan dan akses air bersih untuk kebutuhan dasar hidup.

 

Hingga saat ini, beberapa desa yang belum memiliki sumber air layak, seperti sumur bor atau sumber mata air yang memadai dan layak untuk mencukupi kebutuhan harian, karena memang secara geografis dan geologis tidak memungkinkan.

 

Ketika kemarau tiba, perjuangan mereka untuk mendapatkan setetes air bersih menjadi berkali-kali lipat lebih berat, sehingga kejadian kelangkaan air bersih senantiasa berulang.

 

Di tengah ancaman "Godzilla El Nino" yang semakin nyata, kebutuhan akan akses air bersih menjadi kian mendesak, dan inilah momentum tepat bagi kita untuk menunjukkan kepedulian nyata untuk membantu sesama dengan menghadirkan solusi melalui program Sedekah Air Bersih bersama Lazismu Pacitan.

 

Lazismu Pacitan - Bank BSI

Rekening Kemanusiaan : 7788812137

Konfirmasi Transfer : 085335366070

Jl. Cokroaminoto no. 15 Pacitan

https://lazismupacitan.org

 

[Ambyah]

 

 

 

Referensi :

https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/592981/kemarau-datang-34-desa-di-pacitan-berpotensi-krisis-air

https://www.ipb.ac.id/news/index/2026/04/el-nino-godzilla-diprediksi-terjadi-mengapa-masih-hujan-ini-penjelasan-dosen-ipb-university/

Cokro15
Chat with us on WhatsApp